Pantai Ngobaran Jogja Tawarkan Keindahan Alam Mirip Suasana di Bali

Rabu, 21 Januari 2026 | 15:54:32 WIB
Pantai Ngobaran Jogja Tawarkan Keindahan Alam Mirip Suasana di Bali

JAKARTA - Pantai Ngobaran menjadi destinasi menarik di pesisir selatan Yogyakarta. 

Keunikan pantai ini terlihat dari keberadaan pura, candi kecil, dan patung dewa yang berdiri di atas tebing karang. Panorama tersebut memberi nuansa Bali, membuat pengunjung seakan berada di Pulau Dewata.

Lokasi pantai berada di Desa Kanigoro, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, sekitar 70 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Perjalanan dapat ditempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam menggunakan kendaraan pribadi. Setibanya di lokasi, wisatawan disambut hamparan pasir putih berpadu karang dan bangunan ibadah yang menawan.

Pantai ini menawarkan pengalaman berbeda dibanding pantai lain di Yogyakarta. Wisatawan dapat menikmati perpaduan alam dan budaya sekaligus. Suasana spiritual dan keindahan alam membuat kunjungan semakin berkesan.

Pura Segara Wukir dan Keberagaman Tempat Ibadah

Ikon utama Pantai Ngobaran adalah Pura Segara Wukir yang berdiri megah di tebing karang. Pura ini masih aktif digunakan umat Hindu untuk beribadah, sehingga memiliki nilai spiritual tinggi. Saat tidak ada ritual, area pura menjadi spot favorit untuk berfoto bagi pengunjung.

Selain pura, terdapat candi kecil, prasasti, patung Dewa Wisnu menunggangi Garuda, dan joglo ibadah aliran Kejawen. Pantai ini juga memiliki masjid berukuran 3x4 meter yang menghadap laut selatan. Keberagaman tempat ibadah tersebut menampilkan harmoni antarumat beragama dan sejarah lokal yang kaya.

Sejarah pantai terkait legenda Raja Brawijaya V dari Kerajaan Majapahit. Pantai konon menjadi lokasi ritual muksa Raja Brawijaya V, yang kemudian melahirkan nama Ngobaran dari kobaran api ritual. Meskipun kisahnya masih menjadi perdebatan, nilai sejarah dan spiritual tetap dijaga masyarakat setempat.

Keindahan Alam dan Panorama Eksotis

Pantai Ngobaran juga menawarkan keindahan alam yang eksotis. Saat air laut surut, hamparan rumput laut dan alga terlihat jelas di sela karang. Wisatawan bahkan dapat menemukan biota laut seperti lobster di antara bebatuan.

Ombak di pantai tergolong besar sehingga tidak disarankan untuk berenang. Namun, panorama matahari terbenam yang dramatis menjadi daya tarik utama. Semburat jingga di langit dan laut lepas memberi pengalaman fotografi yang memukau.

Pantai ini menjadi lokasi favorit untuk foto bertema Bali. Wisatawan dapat menyewa busana adat Bali dengan tarif terjangkau. Jasa foto juga tersedia, memungkinkan pengunjung mengabadikan momen dengan latar alam dan budaya yang unik.

Kuliner Khas Laut yang Menggugah Selera

Pantai Ngobaran juga memanjakan pengunjung dengan kuliner khas laut. Salah satu menu unik adalah landak laut goreng yang menjadi favorit pengunjung. Selain itu, tersedia keripik rumput laut olahan warga lokal yang renyah dan gurih.

Warung makan di sekitar pantai menyediakan berbagai pilihan makanan laut segar. Pengunjung dapat menikmati santapan sambil menikmati angin laut dan panorama tebing karang. Kuliner lokal ini menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lengkap.

Selain makanan, terdapat fasilitas pendukung yang memadai. Area parkir luas dan toilet bersih tersedia untuk kenyamanan pengunjung. Harga tiket masuk Rp10.000 per orang dan parkir Rp5.000 untuk motor, Rp10.000 untuk mobil, sehingga terjangkau bagi semua kalangan.

Aktivitas Wisata dan Pengalaman Budaya

Wisatawan dapat menjelajahi berbagai titik menarik di Pantai Ngobaran. Selain berfoto di pura dan candi, pengunjung dapat menikmati suasana tenang dan angin laut yang menyegarkan. Aktivitas ini membuat kunjungan menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan.

Selain itu, pengunjung dapat menyusuri tebing dan memandang panorama laut lepas. Spot-spot ini menjadi favorit untuk menikmati matahari terbenam. Pantai Ngobaran menawarkan kombinasi unik antara alam, budaya, dan spiritual yang jarang ditemui di pantai lain.

Pantai Ngobaran juga mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan dan budaya lokal. Wisatawan didorong untuk menjaga kebersihan pantai dan menghormati tempat ibadah yang ada. Dengan begitu, pengalaman berwisata tetap menyenangkan dan lestari bagi generasi mendatang.

Terkini